Warga berkumpul untuk upacara pemakaman massal bagi siswa dan anggota staf yang tewas dalam serangan Amerika Serikat-Israel terhadap sebuah sekolah di Minab, provinsi Hormozgan, Iran, Selasa (3/3/2026). Bom yang menyasar sekolah tersebut menewaskan sedikitnya 165 orang dan melukai 95 orang lainnya pada Sabtu (28/2). ANTARA/Xinhua/HO-Mehr News Agency/aa.
Teheran (Metro Indonesia) - Jumlah korban tewas akibat serangan gabungan Amerika Serikat dan Israel di Iran telah mencapai 1.045 orang, lapor kantor berita Tasnim yang mengutip Iranian Foundation of Martyrs and Veterans Affairs.
Sementara itu, pada Selasa (3/3) Bulan Sabit Merah Iran mengatakan bahwa jumlah korban tewas akibat serangan AS-Israel terhadap Iran bertambah menjadi 787 orang.
Menurutnya, para korban dilaporkan mencakup warga sipil dan personel militer.
Pada 28 Februari, AS dan Israel melancarkan serangkaian serangan terhadap sejumlah target di Iran, termasuk di Teheran, dengan laporan terdapat kerusakan dan korban sipil. Televisi pemerintah Iran mengonfirmasi bahwa Pemimpin Tertinggi Iran Ali Khamenei gugur dalam serangan itu.
Iran kemudian meluncurkan serangan rudal balasan ke wilayah Israel dan fasilitas militer AS di Timur Tengah.
Sumber: Sputnik/RIA Novosti
Tags
Internasional